SINOPSIS Drama China 2018: Here To Heart Episode36 PART 1

Sinopsis Here To Heart Episode 36 PART 1


All images By : Hunan Tv
Di Daizhong LInlu mengumpulkan dewan direksi ditempat rapat. Linlu membahas soal resolusi perusahaan kedepan nya agar lebih baik lagi, karena Daizhong bukan milik siapa siapa, Daizhong milik semua karyawan dan pemegang saham jadi jangan pernah berfikir untuk menghubungi orang luar. terakhir Linlu bertanya apakah semuanya mengerti? semua orang mengangguk. hanya satu yang mencurigakan, yaitu orang yang juga bersama dengan Pan weining di restoran.


sesaat Pan Weining masuk. Pan Weining menyapa dengan sedikit sombong ke Linlu, dia bertanya apakah yang Linlu maksud orang luar tadi adalah dia.

"direktur Pan adalah teman baik Daizhong, tapi apa yang kita lakukan kali ini adalah rapat internal, silahkan pergi"balas Linlu tersenyum.

Pan Weining menolak karena tadi Linlu sendiri yang bilang pemilik Daizhong adalah semua karyawan dan pemegang saham, jadi kalau Linlu bilang seperti itu maka dia harus ikut rapat disini. Linlu menyindir nampaknya Direktur Pan ingin mencari kerja paruh waktu. Pan Weining terkekeh memuji dengan nada menyindir kalau dia bisa tenang melihat CEO baik seperti Zhu Linlu, dan dia juga merasa berhak untuk ikut dirapat ini karena dia juga memiliki saham walaupun tak banyak.


LInlu melirik orang yang diam diam membantu menjual saham dan orang itu langsung mengalihkan pandangan nya takut. Linlu menyindir Pan weining yang begitu mudahnya membeli saham Daizhong apakah ini Trik Pan Weining untuk menguasai Daizhong? Pan Weining menjawab kalau Linlu salah faham tapi karena hari ini yang menjual saham tak hadir maka dia berhak ikut bicara di rapat ini karena dia merupakan pemegam saham terbesar kedua. sontak semua orang langsung terkejut mendengarnya. dan LInlu hanya bisa diam sembari melirik Wen Rou.




sesaat Pan Weining dan Linlu mengobrol diruangan Linlu. Linlu bertanya kenapa Pan Weining membeli saham paman dan sepupunya? dengan santai Pan Weining menjawab kalau sebenarnya dia ingin membantu Linlu, karena sudah pasti kan paman Linlu menjual saham karena utang nya begitu besar, dari pada dibeli orang lain bukankah lebih baik dibelinya. Linlu membalas kalau biasanya dia dan Weining berhubungan baik tapi dia tahu betul sifat Weining,karena sebelumnya Weining sudah menendang kakak nya dari jabatan direktur, sekarang ikut campur Daizhong, apa sebenarnya keinginan Weining?


Karena Linlu mendesaknya maka Weining akan mengatakan niatnya, yaitu tak peduli itu Yizhong atau Daizhong keduanya adalah tujuan nya jadi dia berharap dikemudian hari untuk jangan menjadi musuh yang sulit didamaikan, tapi tujuan nya kali ini adalah kemenangan. Linlu menghela nafas lalu bertanya apakah Weining pernah menganggapnya teman?

"tentu saja..aku selalu senang berteman dengan orang pintar, senang untuk bekerja sama dan kau bisa meurunkan investasimu,aku bersedia menjadi orang keduamu tapi Linlu, jika kau tak menganggapku sebagai saudara, aku hanya bisa memilih yang lebih cocok dengan ketertarikanku"ucap Weining

"meskipun ucapan itu tak enak didengar tapi dipercaya"balas Linlu


"didunia ini hanya ada 2 orang, pemenang dan pecundang..kau dan Zhan Nan Xian bertempur sudah lama seharusnya kau lebih tahu prinsip ini,aku harap kedua keluarga kita bisa bekerja sama dengan baik mulai sekarang"ucap Weining lalu berdiri. Linlu murung namun akhirnya berdiri juga dan mengulurkan tangan nya ke Weining mengajak berjabat tangan. Weining membalasnya dan keduanya saling tersenyum.


Dikamarnya Wen Nuan mondar mandir sambil membawa koran yang dibacanya tadi. Wen Nuan seakan cemas dengan keadaan Nan Xian. akhirnya dia menelepon Bibi Li mengatakan kalau dia sudah memutuskan untuk pulang.


keesokan nya malam hari Wen Rou pulang dan sangat terkejut melihat rumah nya lampu menyala, begitu masuk lebih terkejut lagi karena Wen Nuan sudah dirumah. Wen Rou langsung memeluk adiknya dengan erat. Wen NUan meminta maaf sudah membuat kakak nya khawatir. Wen Rou menggeleng dan meminta adiknya jangan begitu lagi. lalu WeN Rou menyindir Wen Nuan yang begitu kurusan. tapi WenNuan malah bercanda kalau kakaknya gendutan pasti kakak nya hidup dengan baik saat dia tak ada. Wen Rou tersenyum.


lalu dengan sedih Wen NUan berkata kalau dia mengingat sesuatu. Wen Rou segera menghentikan nya dan meminta Wen Nuan melupakan apa yang sudah berlalu. Wen Nuan tak bisa menganggapnya berlalu begitu saja, dan dia memilih pulang kali ini untuk menghadapinya. Wen NUan juga merasa bersalah karena jika dia tak egois pasti ayah dan paman Zhan tak akan terkena musibah itu dan kakak tak akan melakukan itu. Wen Nuan memegang tangan kakak nya yang ada bekas sayatan nya. Wen Nuan mengaku semua itu kesalahan nya tapi malah melupakan nya, Wen Nuan meminta maaf karena bertahun tahun membiarkan kakak nya menanggung penderitaan sendirian.

Wen Rou menarik tangan nya meminta Wen NUan untuk jangan minta maaf lagi dan tentang paman Zhan dan ayah bukanlah kesalahan Wen NUan karena itu murni kecelakaan, jadi berhenti memikirkan itu secara berlebihan.

"bahkan kau mengkhawatirkan ku sekarang"ucap Wen Nuan memegang kepala kakak nya bercanda.


Wen Nuan lalu berkata kepulangan nya kali ini untuk menebus semua kesalahan nya dan akan berusaha keras untuk itu. Wen Rou tersenyum menyetujui itu dan berjanji akan selalu bersama sama menghadapi semua bersama Wen NUan. dan disaat itu keduanya sama sama mengendus bau yang gosong. keduanya langsung berteriak kalau masakan Wen Nuan gosong.


tengah malam Wen NUan duduk diayunan halaman rumah nya. Wen Rou menghampiri Wen Nuan bertanya kenapa tengah malam Wen Nuan duduk disini? Wen Nuan menjawab kalau sejak ayah nya meninggal mereka belum duduk kembali diayunan itu. lalu keduanya saling mengingat saat duduk diayunan bersama ayah nya yang ketika didorong pernah sampai terjatuh.keduanya tertawa bersama tapi lanjut menangis karena mengingat masa masa bersama ayah nya. mereka saling berkata kalau sangat merindukan ayah nya.



sambil memegang tangan Wen NUan, Wen Rou berkata:"ayah..aku dan Xiao Nuan sekarang baik baik saja..kau bisa tenang sekarang". dan keduanya saling berpelukan.


Keesokan nya Pan Weining mengajak Nan Xian ketemuan. Pan Weining menyodorkan kontrak untuk dilihatNan Xian. Pan Weining mengatakan kalau dalam pasal kontraknya dulu jika QianYU terlibat konflik maka Yizhong berhak membatalkan kontrak tanpa syarat jadi maksud kedatangan nya untuk membatalkan kontrak. Nan Xian menjawab dengan santai kalau dulu menandatangani kontrak dengan kakak Weining jadi wajar kalau Weining menanyakan itu. Weining mengerti kalau dulu keputusan Yizhong kakak nya yang memutuskan tapi sekarang dialah yang memutuskan.


"itulah apa sebabnya kau melakukan apa saja untuk membajak Guan TI, bukan untuk mendukungnya membangun perusahaan sendiri tapi hanya untuk memanfaatkan nya dalam memenuhi peningkatan rantai bisnismu,aku benar kan?"ucap Nan Xian tenang

"benar..kau bisa melihat semuanya dengan jelas, tapi sayang kau sudah terlambat"balas Weining tersenyum sinis.


Nan Xian balas tersenyum lalu berkata:"Direktur Pan..sampai akhir kita sama sama belum tahu siapa yang akan bisa membunuh rusanya". lalu Nan Xian pergi dengan membawa kontrak nya tadi.


DiQianyu Nan Xian dan Gao Fang sedang menuju ruang rapat. melihat Gao Fang pucat Nan Xian bertanya kenapa Gao Fang terlihat tak sehat hari ini? Gao Fang menjawab dia baik baik saja dan meminta untuk segera rapat. namun saat lanjut jalan tiba tiba Gao Fang kesakitan perut nya dan kemudian ambruk tak sadarkan diri. Nan Xian panik meminta dipanggilkan ambulans.


Wen Rou dan Linlu sedang berbincang diruangan Linlu. Wen Rou berkata kalau Pan Weining sekarang menjadi pemegang saham terbesar kedua daizhong jadi harus segera mencari cara untuk melawan Pan Weining. terlihat Linlu lesu, dia berkata kalau sudah banyak melawan orang tapi dia tak menyangka kalau orang yang menikamnya adalah teman nya sendiri. Linlu bergumam kalau dia begitu sangat mempercayai weining sehingga Weining mempunyai kesempatan mengambil keuntungan. lalu Linlu mengingat ingat soal Weining yang selalu mengingatkan dan menghasutnya untuk bertarung dengan QianYU selama ini. Linlu menggeleng merasa rencana Weining memang sangat bagus.


WEn Rou:"benar benar licik..Weining sengaja membajak Guan Ti dari QianYU lalu mengambil alih saham Daizhong,ambisi liarnya sungguh luar biasa"

"aku tak peduli apa rencana Pan Weining tapi sekali dia berbuat yang merugikan untuk Daizhong..pasti aku tak akan melepaksan nya"tegas Linlu.

WenRou membenarkan dan dia akan sekuat tenaga membantu Linlu. Linlu berterimakasih. Wen Rou tak mau Linlu berterimakasih karena bertahun tahun Linlu sudah membantu Wen NUan jadi jika dibandingkan dengan nya kali ini benar tak ada artinya. lalu Wen Rou menceritakan kalau Wen NUan pulang. Linlu langsung terkejut bertanya kapan Wen Nuan kembali? Wen Rou menjawab kalau kemarin saat pulang Wen NUan sudah dirumah, Wen Rou juga menceritakan kalau Wen Nuan sudah mengetahui tentang Linlu memenangkan gugatan atas QianYU karena 2 halaman kontrak yang diambil dari Wen NUan. Linlu memejamkan mata merasa sulit karena pasti Wen Nuan marah padanya lagi. Wen Rou menyarankan agar Linlu mencarii waktu untuk menjelaskan ke Wen NUan. Linlu mengangguk sedih.


Nan Xian mengantar Gao Fang kerumah sakit, saat dibawa masuk keruangan Nan Xian tak boleh masuk. dan setelah beberapa lama menunggu akhirnya dokter keluar,Nan Xian segera menanyakan keadaan Gao Fang. Dokter menjelaskan kalau pendarahan lambung pasien agak parah. Nan Xian bingung kenapa teman nya menderita pendarahan lambung padahal dia tak pernah melihat Gao Fang mengeluh sakit perut? Dokter menjawab kalau kemungkinan pasien terlalu terlalu stress mental,dan kurang teratur makannya, dokter mengatakan untuk menunggu tes selanjutnya. Nan Xian berterimakasih. Nan Xian benar benar sedih melihat sahabat nya sakit.


Lanjut Episode 36 PART 2

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "SINOPSIS Drama China 2018: Here To Heart Episode36 PART 1"

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...