SINOPSIS Drama China 2018: Here To Heart Episode 43 PART 1

Sinopsis Here To Heart Episode 43 PART 1


All images By : Hunan Tv
Liu Rui memberikan daftar investor Pan Weining, jika Wen Rou mau memutuskan dana nya maka Pan Weining tak akan bisa berbuat apa apa lagi terhadap QianYu dan Daizhong. Wen Rou bertanya kenapa LiuRui melakukan ini? Liu Rui menjawab kalau dia tak tega melihat Wen Rou tersiksa seperti ini. Wen Rou tak langsung percaya dan menuduh ini semua tipuan Liu Rui lagi?


Liu Rui mengerti kalau semua tindakan nya pasti tak akan dipercaya oleh Wen Rou, tapi hanya inilah satu satu nya jalan dia bisa membantu Wen Rou, atau kalau Wen Rou tak percaya Wen Rou bisa memberikan daftar investor ke Zhu Linlu atau Zhan Nan Xian pasti mereka bisa membedakan benar atau tidak. Wen Rou hanya diam sinis.


Liu Rui menunduk lalu berkata:"Wen Rou..maafkan aku, tapi tak peduli bagaimanapun waktu yang kuhabiskan bersamamu adalah waktu terindah dalam hidupku"ucap Liu Rui kemudian melangkah pergi meninggalkan Wen Rou sendirian. sementara Wen Rou sendiri hanya bisa diam membayangkann saat pertama kali jadian dengan Liu Rui di Hongkong.


Wen Rou kembali kekantor, dan sudah ada Linlu diruangan nya. Wen Rou bertanya apakah Linlu mencarinya? Linlu malah balik mencandai Wen Rou yang dia pikir sudah melarikan diri. Wen Rou mengaku kalau baru saja jalan jalan.

melihat Wen Rou sedikit murung Linlu bertanya ada apa? apakah Wen Rou kelelahan. Linlu beranggapan itu pasti karena kejadian perusahaan akhir akhir ini, Linlu menyuruh Wen Rou istirahat saja beberapa hari dirumah agar tak kelelahan. Wen Rou menolak karena perusahaan sudah seperti ini kalau dia cuti bagaimana Linlu? LInlu menenangkan Wen Rou kalau dia bisa mengatasinya.




perlahan Wen Rou memberikan kertas dari Liu Rui. dan Linlu mulai membacanya, Linlu bertanya apa ini? Wen Rou menjawab kalau itu dari Liu Rui, daftar investor Pan Weining, dan jika itu benar maka bisa digunakan untuk menyerang balik Pan Weining, lantas Wen Rou menyuruh Linlu untuk memastikan kebenaran nya.


Linlu bersikap santai justru Linlu mengkhawatirkan Wen Rou yang berarti barusan menemui Liu Rui, Linlu bertanya apakah Wen Rou baik baik saja? bagaimana kelanjutan nya? Wen Rou menjawab kalau awalnya dia begitu membenci Liu Rui saat tahu mendekatinya hanya untuk membantu Pan Weining,tapi sekarang setelah putus ya biasa saja. Linlu bersyukur kalau begitu, karena cinta memang seperti itu. Wen Rou menghela nafas lalu mengeluh ke Linlu kenapa dia dan Wen Nuan yang saudari kandung selalu menderita soal cinta. Linlu terkejut bertanya ada apa dengan Wen Nuan? bukankah baik baik saja dengan Zhan Nan Xian?


Wen Rou menjelaskan kalau Ibu Zhan Nan Xian dari awal tak menyetujui hubungan Wen Nuan dan Nan Xian, ditambah Wen NUan berhati lunak jadi Wen NUan tak mau melihat Nan Xian menderita. Linlu kesal mendengar gara gara itu Wen Nuan putus kembali dengan Nan Xian. bahkan Linlu sampai memejamkan mata membayangkan Wen NUan tersakiti kembali.


sesaat Linlu menunggu seseorang dan ternyata orang itu Nan Xian. keduanya bersulang. lalu Linlu bertanya apakah Nan Xian benar putus dengan Wen Nuan? kalau itu benar karena Bibi itu sungguh tak pantas. Nan Xian tersenyum menyindir Linlu yang selalu seperti jaksa setiap bertemu dengan nya, penuh pertanyaan. Linlu berkilah kalau dia tahu semuanya tentang Wen NUan dan Nan Xian jadi tak perlu tanya lagi, Linlu juga berkata kalau Wen NUan itu mencintai Nan Xian seperti lalat terbang menuju api, Wen Nuan lebih baik melukai dirinya sendiri dan itu dilakukan Wen Nuan karena tak ingin Nan Xian terluka dan menderita, Linlu bertanya Nan Xian tak akan membiarkan Wen NUan menanggung konsekuensinya sendiri kan? mendengar itu Nan Xian malah menatap Linlu dengan tersenyum.



"hei..kenapa kau malah menatapku..Zhan Nan Xian..aku beritahu kau, kalau kau terus ragu maka aku akan merebut Wen NUan"canda Linlu

"saat ini aku tak melakukan apapun bukan berarti aku tak akan melakukan apapun, dan biar kuberitahu kau, tak peduli bagaimanapun aku tak akan memberikan mu kesempatan sedikitpun"balas Nan Xian tersenyum. dan keduanya sama sama tertawa. Linlu mengingatkan Nan Xian kalau suatu hari dia tahu Nan Xian menyakiti Wen NUan maka dia orang pertama yang akan mengejar Nan Xian. Nan Xian tahu dan mengingatkan Linlu jangan terus mengancamnya seperti itu.


kemudian Linlu mengeluarkan kertas dari sakunya untuk ditunjukkan ke Nan Xian. setelah membacanya Nan Xian berkomentar kalau belakangan ini juga sudah menyelidiki dana investor Pan Weining, dan hasilnya kurang lebih sama seperti ini.


"jadi tindakan selanjutnya yang harus kita ambil adalah memutus dana dibelakang nya agar Pan Weining tak bisa bergerak lagi"ucap Nan Xian. dan itu disambut baik oleh Linlu, keduanya langsung Tersenyum dan Toss. Linlu tak menyangka kalau ada hari dimana mereka bisa minum bersama dengan tenang seperti ini. keduanya lanjut bersulang.


WEn Nuan kerumah sakit, namun sebelum masuk keruangan Bibi Zhou, dia menelepon kakak nya mengabarkan kalau malam ini kerumah sakit dan mungkin tak pulang. setelah menutup panggilan nya Wen Nuan masuk. Bibi Zhou sudah tertidur pulas dan ada Bibi Huan yang menungguinya. Bibi HUan menyapa Nona Wen dengan senang. Wen Nuan menyuruh Bibi Huan pulang dan istirahat saja, biarkan dia yang menjaga Bibi Zhou malam ini. Bibi HUan tak enak karena Nona Wen sudah seharian kerja dikantor pasti capek masak mau jaga malam disini. Wen NUan tak masalah dan meminta Bibi Huan istirahat saja. akhirnya BIbi Huan menyetujuinya.


Wen NUan menunggui Ibu Nan Xian, hingga pagi dia membawa Ibu Nan Xian keluar rumah sakit untuk mencari udara segar. tapi masih sama Ibu Nan Xian belum bisa menerima keberadaan Wen Nuan, terlihat Ibu Nan Xian duduk menjauh didepan kolam ikan untuk melukis. dan Wen NUan setia menunggui nya dari belakang. sesaat Wen NUan memberikan teh hangat untuk Bibi Zhou. tapi dengan ketus Bibi Zhou melarang Wen Nuan melakukan semua ini karena apapun yang dilakukan Wen NUan dia tak akan berterimakasih pada Wen Nuan.



Wen Nuan menjawab kalau dia tak akan merubah keputusan Bibi Zhou, tapi dia hanya berusaha membantu Nan Xian merawat Bibi Zhou hingga sembuh saja. Bibi Zhou hanya diam. lalu Wen Nuan meletakkan teh hangat dibatu depan Bibi Zhou dan kembali duduk kebelakang.


entah apa yang dipikirkan Bibi Zhou, dia teringat saat pertama kali melihat Wen NUan.

Flashback

Nan Xian membawa Wen NUan pulang menemui ibunya. Nan Xian memperkenalkan Wen Nuan sebagai pacarnya. Ibu Nan Xian langsung tersenyum ketika melihat Wen Nuan, dia tersenyum bahagia menyapa Wen NUan karena setiap hari nan Xian selalu menceritakan soal Wen Nuan. Wen NUan tersenyum.
lalu Bibi Zhou merangkul Wen NUan, dan berbisik:"Wen NUan ingat jika dimasa depan Nan Xian menyakitimu, laporkan saja padaku, aku akan membantumu memberinya pelajaran".


Nan Xian bercanda apakah ibunya serius? Ibu Nan Xian menyindir apakah Nan Xian takut? dan ketiganya tertawa bersama.

Flashback End


tanpa terasa air mata Bibi Zhou menetes mengingatnya. Wen Nuan yang merasakan udaranya dingin, langsung mengeluarkan syal dari dalam tasnya. sambil menyelimutkan syal ke Bibi Zhou dia berkata kalau udaranya dingin sebaiknya bibi Zhou kembali saja kedalam dan jangan sampai terkena flu. terlihat Bibi Zhou tersentuh dengan perlakuan Wen Nuan. sementara Wen Nuan membereskan peralatan lukis bibi Zhou, Bibi Zhou menelepon Nan Xian.



Nan Xian bertanya bagaimana kabar ibu? Bibi Zhou menjawab dia baik baik saja, tapi mendengar suara Nan Xian sepertinya Nan Xian sangat lelah apakah karena pekerjaan? Nan Xian menjawab baik baik saja dan meminta ibunya untuk jangan khawatir dan fokus saja pada pemulihan nanti setelah dia selesai bekerja dia akan mengunjungi ibu kerumah sakit. Ibu Nan Xian tersenyum.


Pan Weining menemui Guan Ti ditempat makan. Pan Weining bertanya kenapa Guan Ti pagi pagi sekali mengajak nya bertemu? Guan Ti dengan tegas mengatakan ingin memutuskan kontrak dan apa syaratnya? Pan Weining tersenyum licik bertanya apakah Guan Ti benar benar ingin memutuskan kontrak? kalau benar maka seperti keputusan awal yaitu Guan Ti harus menyerahkan pacar robot dan meninggalkan semua penelitian sekarang di Yizhong.

Guan Ti beralasan kalau tak masalah dengan itu karena ssebenarnya pacar robot belum lah selesai. Pan Weining tak peduli dan akan tetap menyimpan nya, Pan Weining tersenyum licik mengejek Guan Ti yang sebbenarnya merekrut Guan Ti bukanlah karena dia kagum dengan bakat Guan Ti, apakah Guan Ti tak tahu?


GUan Ti hanya diam lalu berdiri meninggalkan Pan Weining, dia tak peduli apapun yang dikatakan Pan Weining yang jelas dia sudah membatalkan kontrak. Pan Weining menghentikan Guan Ti, dia mengancam Guan Ti kalau Guan Ti mau putus kontrak maka Guan Ti harus membayar kompensasi yang tak sedikit dan jika tak bisa maka Guan Ti harus tetap tinggal dan meneliti di Yi Zhong. Guan Ti mantap dan langsung pergi begitu saja meninggalkan Pan Weining.


Guan Ti ketemuan dengan Xiao Dai. Xiao Dai bertanya ada apa? karena sejak tadi Guan Ti terus makan es krim tanpa henti. Guan Ti mengeluh membodohkan diri sendiri yang begitu bodoh sampai kena jebakan Pan Weining, bahkan dia sampai tak bisa pergi walaupun menginginkan pergi. Xiao Dai menenangkan Guan Ti, dan menyarankan kenapa gak menemui CEO Zhan dan Manager Gao saja, kan mereka orang pintar pasti mempunyai cara. Guan Ti juga berpikiran seperti itu tapi dia sangat malu untuk bertemu nan Xian dan Gao Fang karena saat QianYu bermasalah dia malah pergi. Guan Ti benar benar menyesal atas tindakan nya sendiri. Guan Ti memohon pada Xiao dai untuk jangan ikut mengabaikan nya karena hanya Xiao Dai satu satunya tempat nya berbagi dengan tulus saat ini.


Xiao Dai mengerti dan setelah berfikir  fikir akhirnya Xiao dai menemukan ide yaitu tetap seperti tadi yaitu menemui CEO Zhan dan Manager Gao, Xiao Dai yakin mereka akan mau membantu. Guan Ti bertanya benarkah? Xiao Dai mengangguk angguk.


Lanjut Episode 43 PART 2

Subscribe to receive free email updates:

3 Responses to "SINOPSIS Drama China 2018: Here To Heart Episode 43 PART 1"

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...