Artikel Terbaru

SINOPSIS Drama China 2018: Here To Heart Episode 45 PART 1

Sinopsis Here To Heart Episode 45 Part 1


all images By : HUnan Tv
Nan Xian dan Yi Xin datang kerumah Ibu Nan Xian atas panggilan Ibu Nan Xian. karena mengira bayi Yi Xin milik Nan Xian, Ibu Nan Xian menyuruh keduanya bertunangan dulu,karena berita sudah menyebar kemana mana.
sesaat kemudian Yi Xin dan Nan Xian sudah keluar dari rumah Bibi Zhou. Nan Xian berterimakasih ke Yi Xin. tapi Yi Xin malah balik berterimakasih ke Nan Xian karena dialah yang lebih pantas berterimakasih. lalu keduanya saling tersenyum.



didalam ibu Nan Xian mengungkapkan ke Bibi Huan kalau dia sangat senang sekali karena tak menyangka Nan Xian akan menyetujui secepat itu. Bibi Huan ikut tersenyum melihat Ibu Nan Xian bahagia karena dia tak pernah  melihat Ibu Nan Xian sebahagia ini sebelum nya.


Wen Nuan baru sampai dikantor, saat dilobi tanpa sengaja dia mendengar para karyawan yang bergosip kalau hari ini CEO Zhan mengumumkan secara resmi lewat email akan bertunangan dengan Nona Yi Xin. mendengarnya Wen Nuan terhenti dan terkejut. seakan dunianya berhenti disitu.


dilantai 66 Wen Nuan terdiam sedih meratapi dirinya yang kini sudah tak mungkin lagi bisa bersama Nan Xian, cintanya pupus. dia hanya bisa memandangi foto Nan Xian di majalah sembari menahan air matanya agar tak terjatuh, namun nyatanya dia seperti tak sanggup.




berita Yi Xin dan Nan Xian akan tunangan terdengar juga oleh Pan Weining. dia terlihat diam dan memikirkan sesuatu. sesaat Weian masuk. Weian malah mengejek Pan Weining yang tahun ini seperti nya sangat tak menguntungkan Weining, karena Weining gagal jadi pemegang saham terbesar Daizhong, lalu di Yizhong turun dari jabatan ketua, dan dalam percintaan malah kalah dengan Zhan Nan Xian. Weining menyuruh weian diam karena pertandingan belum selesai. Weian malah tertawa mengejek karena kalau Weining mau menyalahkan salahkan saja Zhan Nan Xian yangbegitu kuat sampai sulit sekali dihancurkan. Weian menyindir Pan Weining yang bertahun tahun menjebak Zhan Nan Xian tapi masih kalah juga dengan Zhan Nan Xian. bahkan Yi Xin yang begitu sulit Weining tahlukkan malah berlari ke Zhan Nan Xian karena sekarang Weining tak punya apa apa.

"diam kau.."bentak Weining geram.


lagi lagi Weian malah tertawa mengejek Weining, Weian menasihati Weining kalau kalah ya kalah saja. Weian lalu pergi dengan penuh kemenangan. sementara Weining hanya diam terpaku kesal. dalam hati Weining berkata:"aku tak akan kalah oleh Zhan Nan Xian..aku pasti tak akan kalah".


Malam hari Nan Xian berdiri didepan rumah Wen Nuan, entah apa yang dilakukan nya dia hanya memperhatikan rumah Wen NUan,lalu perlahan dia melangkah pergi namun saat berbalik ada Linlu yang langsung melabrak Nan Xian yang katanya sudah berjanji tak akan menyakiti Wen Nuan lagi, tapi apa ini? apakah Nan Xian tahu Wen NUan sangat terluka sekali dengan masalah Yi Xin (hamil) ini, apakah Nan Xian tak ingat janji itu? Nan Xian menjawab ingat. Linlu langsung memukul Nan Xian dengan keras. Nan Xian memegangi bibirnya lalu perlahan mendekat. Nan Xian bertanya kenapa Linlu asal memukulnya saja, apakah Linlu tahu apa yang terjadi? Linlu malah kesal karena setelah melukai Wen Nuan, Nan Xian masih berani nya berdiri disini.


"karena aku tak akan pernah menyerah atas Wen Nuan, aku menunggunya selama 7 tahun,sekarang dia akhirnya kembali kesisiku maka aku tak akan melepaskan nya, tidak akan pernah.."ucap Nan Xian lalu pergi. sementara Linlu masih bingung dengan apa yang dikatakan Nan Xian. entah apa yang dirasakan Linlu, dia hanya menghela nafas sembari berkaca kaca.



Paginya Yi Xin dirumah nya melihati gelang hijau, dalam hatinya berkata:"Weining, apakah kau sungguh akan muncul? Nan Xian berkata kalau kau akan muncul dan menikahiku". Yi Xin juga mengingat janji janji Weining yang akan menikahinya dengan pernikahan yang sempurna.


malam nya Guan Ti dan Gao Fang di bar menunggu Nan Xian. sebelum Nan Xian datang mereka berdua mengobrol. Guan Ti bergumam menyayangkan sikap Nan Xian yang demi membantu Yi Xin malah melakukan pertunangan dengan Yi Xin, bagaimana dengan Wen Nuan? Gao fang menjawab kalau Wen Nuan bersikeras minta putus dan dia juga penasaran kalau Bos melakukan ini apa reaksi Wen Nuan?.

"kalau Wen NUan benar tak berubah pikiran dan tetap ingin putus bagaimana dengan Bos? bukankah dia akan sedih?"tanya Guan Ti

Gao fang balik bertanya ke Guan Ti apakah Guan Ti pernah mendengar Nan Xian bernyanyi? Guan Ti menjawab tidak. Gao fang menceritakan kalau dia pernah mendengarnya dulu saat baru kenal, dan saat itu Nan Xian sedang mabuk, Nan Xian menyanyikan lagu 'jika tanpa dirimu',dan pada akhirnya Nan Xian mengucapkan 3 kata. Guan Ti penasaran apa 3 kata itu?

"dia sudah pergi"jawab Gao Fang. GUan Ti sedikit bingung lalu mengangguk dan menebak nebak.


Keesokan nya Nan Xian sebelum ke acara pertunangan nya dia terdiam melamun didepan puzzle nya. Nan Xian membatin:"Wen Nuan apakah kau akan datang? apakah takdir kita benar benar hanya ini"


sesaat Gao Fang dan Guan Ti masuk. melihat wajah Nan Xian kusut, Guan Ti bertanya kenapa ekspresi Bos seperti itu? apakah Bos takut Wen Nuan tak akan datang? Nan Xian hanya diam. lalu Gao Fang berkata apapun yang terjadi dia dan Guan Ti akan selalu mendukung Nan Xian. Nan Xian tersenyum untuk kedua sahabat nya.lalu bergegas ke tempat acara.



acara belum mulai, saat Gao Fang berkeliling hendak mengambil minum tak sengaja dia bertemu dengan salah satu karyawan QianYu Zhang Duanyan. terlihat Gao Fang terpesona dengan Zhan Duanyan, begitupun Zhan Duanyan, keduanya saling tersenyum ketika sama sama mengambil minum. Gao Fang memuji Zhan Duanyan begitu beda saat tak berkacamata. Zhang Duanyan tersenyum memuji wakil CEO Gao sangat lucu. lalu Zhang Duanyan izin untuk bergabung dengan teman teman nya. Gao Fang mempersilahkan nya.


Gao Fang terus memandang Zhang Duanyan dari jauh, kebetulan Zhang Duanyan sedang mengobrol dengan Xiao Dai dan Direktur Chi. sesaat Guan Ti menghampiri Gao Fang, Guan Ti mengeluh kalau hanya pertunangan pura pura kenapa harus semegah ini. Gao Fang yang terus memandangi Duanyan menyahut pertanyaan Guan Ti, kalau pestanya terlalu biasa maka tak akan bisa mengelabuhi Pan Weining.


Guan Ti malah tertarik dengan apa yang dilihat Gao Fang. Guan Ti bertanya apa yang dilihat Gao Fang? Gao Fang beralasan kalau dia hanya memastikan semuanya lancar. Guan Ti tak percaya begitu saja karena Gao Fang terlihat aneh, Guan Ti mendesak apakah Gao Fang menyukai seorang wanita? karena tak biasanya seorang Gao Fang menyukai seorang wanita?


Gao Fang menjelaskan kalau dia baru menyadari bahwa kehidupan harus seimbang dan tidak harus terfokus pada pekerjaan. Guan Ti tersenyum lalu bertanya siapa wanita yang berhasil menarik perhatian Gao Fang? Gao Fang menyuruh Guan Ti berhenti ikut campur dan urusi saja Xiao dai nya itu.


Xiao Dai yang mendengar langsung berbalik bertanya apakah Guan Ti memanggilnya? Guan Ti menjawab tidak tapi Gao Fang yang memanggil Xiao dai. lalu Guan Ti dengan keras berkata kalau Gao Fang katanya sedang memperhatikan gadis yang dia suka dari sini. Gao Fang tak mengelak dan malah tersenyum. sementara Duanyang terlihat senyum senyum malu sendiri.karena Gao Fang juga malau akhirnya Gao Fang mengyeret Guan Ti untuk masuk menemui Nan Xian.


setelah Gao fang dan Guan Ti pergi Duanyang menyinggung soal Wen Nuan yang tak kelihatan. Xiao Dai terdiam sedih sembari membatin:"kak Wen Nuan pasti sangat menderita sekali hari ini".


benar saja Wen Nuan sedang sedih diayunan rumah nya. Wen NUan perlahan melepaskan kalung dari Nan Xian. sesaat Wen Rou menghapiri WeN nUan dan duduk disamping Wen NUan. Wen Rou menyuruh Wen Nuan untuk menemui Nan Xian karena Wen Nuan begitu mencintai Nan Xian. Wen Rou memberi pengertian kalau hidup hanya sekali jadi jangan sampai Wen Nuan menjalani sisa hidup dengan penuh penyesalan,jangan terus melarikan diri seperti ini karena jika terus melarikan diri seperti ini maka yang ada Wen Nuan akan kehilangan kebahagiaan sepanjang hidup.


Wen NUan hanya diam sedih sembari meneteskan air mata. dia mengingat saat malam di Luoyang Road. waktu itu Nan Xian mengatai Wen NUan:"kau egois,kau pergi sesuka hatimu, kau menghilang sesuka hatimu,lalu kau mengundurkan diri seenaknya, apakah kau pernah mempertimbangkan bagaimana perasaan ku? pernahkah kau berfikir untuk kebaikan ku walau sebentar saja?"


Wen Rou terus memberi pengertian ke Wen NUan kalau cinta itu bukan tugas yang harus mendapat persetujuan dari siapapun, jadi Wen Nuan jangan melarikan diri lagi. dan setelah memikirkan nya akhirnya Wen Nuan bergegas ganti baju untuk ke acara Nan Xian dan Yi Xin.


saat berlari Wen NUan membatin:"Nan Xian maaf aku datang terlambat, tapi tolong tunggu aku, aku mohon". dan saat tepat didepan rumahnya terlihat mobil Linlu datang, Linlu menyuruh Wen NUan masuk kemobilnya dan memohon Wen Nuan mengizinkan nya untuk menjadi kstria terakhir kali Untuk Wen NUan. akhirnya Wen Nuan masuk ke mobil Linlu dan diantar Linlu ke acara nan Xian.


Yi Xin sedang berdandan diruangan nya, dia melihati ponselnya berharap Weining menelepon nya, dan dia terus mengingat akan janji WEining yang akan menikahinya dengan pernikahan yang sempurna dan megah. sesaat Lele masuk berkata kalau acara akan dimulai. Yi Xin mengangguk dan meminta Lele keluar duluan. Lele mengerti.


tanpa terasa Yi Xin meneteskan air mata, dalam batin nya:"hanya untuk memaksa Weining muncul, Nan Xian mengatur pertunangan sampai seperti ini, tapi akankah kebahagaiaan yang kuinginkan akan benar benar datang?"


saat hendak acara mulai semua tamu berhamburan masuk kedalam. terlihat Weining memperhatikan dari jauh dibalik pohon. Weining mengingat saat saat bersama Yi Xin dan Yi Xin dulu mengatakan kalau setelah menikah dengan Weining dia akan berhenti dari dunia hiburan dan hanya akan jadi NYonya Pan Weining. lalu Weining juga mengingat saat kakak nya mengusir dari Yizhong. akhirnya Weining memutuskan berbalik.



Lanjut Episode 45 PART 2

Subscribe to receive free email updates:

3 Responses to "SINOPSIS Drama China 2018: Here To Heart Episode 45 PART 1"

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...