SINOPSIS Drama China 2018: Here To Heart Episode 46 PART 2 (Terakhir)

Sinopsis Here To Heart Episode 46 PART 2


all images By : HUnan Tv
saat makan bersama Liu Rui dan kakak nya ponsel Wen Nuan berdering dari Yi Xin yang sekarang dijerman, dan terlihat perut Yi Xin sudah membesar. Wen NUan izin ke kakak nya dan Liu Rui untuk menjauh karena mengangkat telepon. Wen Nuan bertanya kabar Yi Xin? Yi Xin menjawab baik dan balik bertanya bagaimana kabar Wen Nuan? Wen Nuan menjawab baik tapi masih saja belum ada kabar tentang Nan Xian. Yi Xin yakin Nan Xian akan kembali ke sisi Wen NUan karena Nan Xian begitu mencintai Wen Nuan. WenNuan mengangguk tersenyum.


lalu Yi Xin menceritakan kalau udara dijerman begitu enak dan ayah nya juga membaik, dia juga mengatakan kalau akan menikah dengan Weining. Wen NUan terkejut dan dia ikut senang. Yi Xin bercerita kalau Weining memang berbuat salah dulu tapi dia memaafkan Weining karena dia yakin Weining kebahagiaan nya. Wen NUan ikut senang dan mendoakan yang terbaik untuk Yi Xin. Yi Xin berterimakasih dan dia berjanji akan menjaga kebahagiaan nya, dan sesaat Pan Weining memanggil Yi Xin, Yi Xin segera menyudahi obrolan nya. Wen Nuan mengiyakan dan titip salam buat CEO Pan.


Pan Weining membawakan kue telur kesukaan Yi Xin. dan terlihat Pan Weining sangat menyayangi Yi Xin dan bayinya.




keesokan nya Wen Nuan ke rumah Bibi Zhou. dia sengaja hanya menemui Bibi HUan karena dia hanya akan menitipkan obat tradisional untuk Bibi Zhou karena akhir akhir ini cuaca sangat dingin. Bibi HUan memuji Wen NUan wanita yang baik karena selama CEO Zhan tak ada, Wen NUan selalu merawat Bibi Zhou dengan baik, pasti Tuhan akan memberkati Nona Wen. Wen Nuan tersenyum lalu pamit pergi. namun sebelum melangkah keluar terdengar dari dalam Bibi Zhou memanggil Wen Nuan. Bibi Zhou menyuruh Wen Nuan masuk karena sudah sampai kesini.


akhirnya Wen NUan  mengobrol dengan Bibi Zhou. Wen Nuan bertanya bagaimana kabar Bibi Zhou belakangan ini? Bibi Zhou menjawab baik dan kali ini Bibi Zhou terlihat lebih ramah pada Wen NUan. bibi Zhou mengaku tadi mendengar obrolan Wen NUan dengan pelayan Huan dan walaupun dia tak sering bertemu Wen Nuan tapi dia tahu betul perhatian Wen Nuan selama ini padanya. Wen Nuan menjawab kalau Nan Xian sedang tak ada jadi sudah sewajarnya dia melakukan ini.


Bibi Zhou bertanya apakah Wen Nuan akan terus menunggu Nan Xian,sementara Nan Xian sudah setengah tahun pergi? dengan tegas Wen Nuan menjawab kalau dia akan menunggu Nan Xian walaupun harus menunggu seumur Hidup. Bibi Zhou berkata sangat menyesali semenjak kepergian Nan Xian karena jika waktu itu dia tak bersikukuh menolak Wen Nuan pasti Nan Xian sudah menikah dengan Wen Nuan dan punya anak,dan tak perlu menanggung sakit karena terpisahkan. Wen Nuan hanya diam menunduk. lalu Bibi Zhou bertanya apakah Wen Nuan menyalahkan nya?

Wen nUan terkejut kenapa Bibi Zhou berkata seperti itu setelah begitu banyak hal terjadi, dan semua orang akan melakukan hal yang sama seperti bibi Zhou lakukan.dan lagipula semuanya disebabkan olehnya jadi mana mungkin dia menyalahkan bibi Zhou? dan menurut Wen Nuan jika ini adalah hukuman sungguh terlalu ringan.

"kau anak baik..kau juga bodoh sehingga membuat orang lain merasa kasihan..Nan Xian sudah pergi selama setengah tahun,pertama itu untuk membantu melepaskan ikatan dalam hatiku, kedua dia juga ingin kau tak memiliki kekhawatiran dimasa depan, Wen NUan..jika kau bisa lebih egois dalam hal cinta,Nan Xian mungkin tak akan pernah merasakan nya"ucap Bibi Zhou.

"Bibi Zhou ..aku tak mengerti maksudmu"tanya Wen Nuan.


perlahan Bibi Zhou mengeluarkan sebuah recorder jadul. Wen NUan terkejut karena itu kan recorder hadiah dari Nan Xian untuk ayah Nan Xian. Bibi Zhou membenarkan dan memberitahu kalau didalam nya ada penyesalan paman Zhou dan keinginan ayah Wen Nuan.Bibi Zhou menyuruh Wen Nuan mendengarkan nya.


'Klik' Wen nUan mulai mendengarkan nya.
"Nan Xian terimakasih atas pena perekam yang kau hadiahkan padaku..kudengar Wen Nuan membantumu memilih nya,aku sangat menyukainya Nan Xian..semuanya bagus kecuali pikiran mu yang terlalu berat,kau memendam semuanya sendiri,untung nya kau bertemu dengan Wen NUan orang yang paling kau cintai didunia ini,Wen Nuan anak yang baik, harapan terbesarku dan paman Wen adalah melihat kalian berdua bahagia, dalam beberapa hari ini aku akan meninggalkan negara ini,aku akan bergegas kembali sebelum ulang tahun ibumu dan memberinya sedikit kejutan,ketika itu bawa Wen NUan juga, dan mari kita beri ibumu pesta ulang tahun yang hebat,selagi aku tak ada kau harus mendengarkan apa kata ibumu, kesehatan ibumu buruk kau dan Wen NUan harus menjaganya, tunggu aku kembali".


baik Wen NUan dan Bibi Zhou sama sama tak tahan menahan tangis nya mendengar rekaman itu. perlahan Wen NUan mendekat ke Bibi Zhou. Bibi Zhou tak kuasa mengatakan kalau harapan terbesar suaminya adalah melihat Nan Xian dan Wen NUan bahagia, tapi dia justru menghancurkan nya. lalu Wen NUan bertanya rekaman ini dari mana? Bibi Zhou menjelaskan kalau sebenarnya saat membersihkan barang suaminya dia sudah menemukan pena itu tapi selama bertahun tahun dia memang tak bisa memaafkan Wen Nuan, tapi setelah beberapa bulan ini dia melihat ketulusan Wen Nuan, dia benar benartak sanggup melihat Wen NUan dan Nan Xian terluka. Bibi Zhou mengaku sekarang sudah melepaskan semuanya, Nan Xian juga berkata padanya kalau pengantin wanita nya bukan Wen Nuan maka Nan Xian tak akan pernah bahagia. Bibi Zhou mengatakan nya dengan penuh derai air mata begitupun Wen Nuan.


lalu Bibi Zhou menyuruh Wen Nuan mencari Nan Xian dan bawa pulang Nan Xian. Wen NUan bertanya apakah Bibi Zhou memaafkan nya? Bibi Zhou mengangguk lalu memeluk Wen NUan erat. Bibi Zhou menyuruh Wen Nuan mencari Nan Xian karena sekarang Nan Xian berada di kota dimana Wen NUan dan Nan Xian memiliki kenangan indah, dan kali ini Wen NUan jangan sampai melewatkan nya. Wen NUan mengangguk tersenyum.



Wen NUan langsung terbang ke inggris. disana Wen Nuan menaiki bus dan ketempat tempat yang pernah didatangi bersama Nan Xian, kejalan yang pernah dilewati bersama Nan Xian.


'Nan Xian aku sudah ke tempat dimana kita bersama, kejalan yang pernah kita lewati bersama apakah kau tahu aku sangat merindukanmu,aku berharap kau akan tiba tiba muncul,aku sudah pergi ke semua tempat yang pernah kita datangi kalau aku masih tak bisa menemukan mu, apa yang harus kulakukan? Nan Xian dimana kau tepatnya?'batin Wen Nuan bertanya tanya sembari berlari lari kesemua tempat.

sesaat ponselnya berdering dari Gao Fang yang bertanya apakah Wen Nuan sudah menemukan Nan Xian? Wen Nuan menjawab belum. Gao Fang memberi tahu kalau besok adalah konferensi peluncuran produk baru jadi sebagai CEO Wen Nuan harus datang. Wen Nuan mengangguk mengerti dan perlahan meninggalkan tempat itu.



saat melangkah pergi ada anak kecil yang memberinya balon, dan anak itu langsung mengikatkan tali balon pada tangan Wen NUan. Wen Nuan teringat saat ke inggris bersama Nan Xian dulu, Nan Xian membelikan nya balon dan mengikatkan pada tangan Wen NUan sembari mengatakan pepatah balon, setinggi apapun balon terbang asalkan talinya masih ditangan Wen Nuan maka balon itu akan tetap bersama Wen NUan.



Wen NUan bertanya ke anak kecil itu siapa yang menyuruhnya melakukan ini? anak itu meminta Wen Nuan untuk mengikutinya.

ditengah desak desakan orang Wen Nuan berjalan sembari membawa balon. dalam batin nya:"jadi perasaan ditinggalkan seseorang adalah begini, sangat lemah dan tak berdaya, dibagian hatimu yang lembut kau telah dipukul keras oleh seseorang, terluka sampai titik kau tak bisa bernafas,luka seperti ini sudah kualami beberapa bulan dan sampai sekarang tak bisa mengatasinya, dan kau malah mengalami selama bertahun tahun..Nan Xian kali ini adalah giliran ku mencarimu"



dari jauh Wen Nuan melihat balon pink terbang diatas para kerumunan orang yang berjalan lalu lalang.Wen Nuan yakin itu pasti balon Nan Xian, dan benar terlihat dari jauh memang Nan Xian sedang berjalan menuju kearah Wen Nuan dengan tersenyum kecil. dalam batin Nan Xian:"aku mencoba yang terbaik untuk menahan kerinduanku untukmu dan menunggumu disini, aku ingin bertanya kenapa kau baru datang sekarang? kenapa kau membuatku menunggu begitu lama?"


Wen NUan terus berlari mendekati ke arah balon itu dengan perasaan tak sabar. dan akhirnya Wen Nuan sampai tepat berada didepan Nan Xian.

masih dalam batin Nan Xian:"tapi saat aku berhadapan dengan mu..kenapa aku hanya ingin memelukmu erat".Wen Nuan yang sudah sangat merindukan Nan Xian langsung memeluk Nan Xian erat.


batin Nan Xian yang masih berpelukan dengan Wen NUan:"setiap hari setiap saat yang kupikirkan, untuk berapa lama, berapa tahun,kemudian kau akan kembali kesisiku? baguslah hari ini akhirnya penantian ku berakhir"

batin Wen NUan lagi:"tidak peduli berapa tahun,tidak peduli berapa orang yang kita temui,tak peduli sudah berapa banyak yan kita lalui atau tidak peduli kemana pun kita pergi,aku mencintaimu...tidak pernah dan tak akan berubah".


Wen NUan melepaskan pelukan nya lalu berkata kalau dia sangat takut kehilangan Nan Xian dan takut sekali tak akan pernah tahu berita dari Nan Xian. Nan Xian bertanya apakah Wen Nuan tahu selama berpisah, dia selalu ingin Wen Nuan membuat keputusan? 'yaitu tak peduli betapa beratnya masa depan nanti kita berdua akan terus jalan melaluinya dan tidak mudah menyerah'.


Wen NUan mengangguk lalu langsung memeluk Nan Xian erat. Nan Xian tersenyum lalu berkata kalau dia dari dulu menginginkan kehidupan yang normal bahagia dan sederhana seperti ini. Wen Nuan mengangguk sembari terus memeluk Nan Xian seperti tak akan melepaskan Nan Xian. Nan Xian bertanya bukankah sekarang Wen NUan sudah melihatnya apakah Wen Nuan tak ingin bercerita sesuatu padanya? Wen NUan malah menjawab tak akan melepaskan Nan Xian.


Nan Xian lalu menjelaskan ke Wen Nuan kalau dia pernah bilang seperti pepatah balon 'selama kita menggenggam talinya erat, tak peduli balon kearah mana terbang setinggi apapun selama talinya ada ditangan kita maka balon itu akan tetap bersama kita' apakah Wen Nuan mengerti?


Wen Nuan mengangguk lalu perlahan Nan Xian mengelap air mata Wen Nuan dan menc*um Wen Nuan.
"mulai sekarang, kau..Wen Nuan tak akan pernah lepas lagi dari genggamanku"tegas Nan Xian kemudian membopong Wen Nuan.



Nan Xian dan Wen NUan menaiki wahana kincir ria, Nan Xian melepas jaznya lalu memakaikan pada Wen Nuan karena Wen NUan memakai pakaian minim sekali nanti kalau bayinya kedinginan bagaimana? Wen Nuan tertawa kecil.


lalu Nan Xian mengingatkan apakah Wen Nuan masih ingat saat terakhir datang kesini naik ini? Wen Nuan menjawab tentu saja ingat sembari menyentuh anting anting nya.



Nan Xian tertawa lalu bertanya kenapa Wen Nuan tak memakai anting itu? Wen Nuan bercanda kalau memakainya berarti seleranya buruk. dan keduanya langsung tertawa.


kemudian keduanya berfoto dan dansa dengan penuh bahagia..



- TAMAT -

Subscribe to receive free email updates:

17 Responses to "SINOPSIS Drama China 2018: Here To Heart Episode 46 PART 2 (Terakhir)"

  1. Selesai jg...dan berakhir bahagia..

    ReplyDelete
  2. Kak makasih sinopsis y d tunggu sinopsis selanjut y

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama sama .. terimakasih sudah berkunjung di blog ak yaa..

      Delete
  3. Trimakasih....masih lanjut ampe selesai..semoga tambah sukses kedepan nya zaaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin.. terimakasih Lella,sudah berkunjung di Blog aku.

      Delete
  4. Dtunggu sinopsis selanjut ny y kak...

    ReplyDelete
  5. Akhirnya penantian pun selesai,happy ending,terima kasih

    ReplyDelete
  6. Baru baca bebrpa episode..tapi suka.maksih ya met berkarya lgi kak..

    ReplyDelete
  7. Woaaa...ending juga...
    Makasih bgt y say...
    Tlg dong tulis jg sinopsis about is love...kayakny seru...
    Kita tgu karya selanjutny...

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...