Sinopsis Mr Swimmer Episode 19 PART 2

Sinopsis Mr Swimmer Episode 19 PART 2


all images By : Mango Tv
Yongze dan Chacha jalan jalan diluar hotel. Chacha tertarik melihat banyak orang sedang berdansa. dia mengajak Yongze berdansa namun Yongze menolak, tapi akhirnya Chacha memaksa Yongze untuk berdansa.



keduanya berdansa dengan terus tertawa karena keduanya sama sama tak bisa berdansa. mereka berdua berdansa dengan melihati orang orang disamping nya.


Lan Tian di resort terus gelisah karena curiga Chacha sedang bersama Yongze. akhirnya Lan Tian menelepon hotel di tempat Chaca menginap. Lan Tian menanyakan ke petugas hotel apakah ada tamu bernama Song Chacha? setelah petugas mengecek dia mengatakan kalau 'mereka sedang tak ada dikamar' . mendengar kata 'mereka' Lan Tian langsung berteriak marah. lalu Lan Tian bertanya apakah seseorang yang bersama Chacha adalah pria? sayang sekali petugas hotel tak bisa memberitahu lebih detail tentang privasi para tamu nya.



Lan Tian sangat marah sampai berteriak keras. kemudian dia menenangkan dirinya sendiri agar percaya pada Chacha, dia lalu menyibukkan diri dengan berenang. dalam batin Lan Tian, dia harus mempertahankan Chacha karena untuk membuat Chacha kembali kesisinya sudah melalui banyak rintangan.





ditempat yang awalnya banyak orang berdansa, kini hanya tinggal Chacha dan YOngze saling berdiri berhadapan. Yongze berkata kalau mereka harus kembali. Chacha mengangguk, namun saat itu terlihat banyak kembang api. Chaca terlihat sangat bahagia begitupun Yongze.



keduanya kembali kehotel, setelah mandi Yongze menyuruh Chacha segera tidur karena besok pagi pagi mereka harus balik. Chacha mengangguk.


terlihat Chaca tidur diatas ranjang sementara Yongze dibawah. keduanya sama sama tak bisa tidur, apalagi Yongze yang terus mengeluh tidurnya tak nyaman.


Chacha bercerita kalau dia merasa saat ini ingin seperti alice in wonderland. karena ayah nya meninggal perusahaan bangkrut, ibu kehilangan ingatan, lalu pacar yang semula dipercaya nya malah menghilang, apakah Yongze tahu apakah harapan nya dikala itu? yaitu asalkan dia tak gila saja itu sudah cukup baginya, jadi dia sekarang bekerja keras untuk tetap hidup walaupun hidupnya suram tak berwarna, jadi saat ini dia berfikir seperti alice in wonderland, hidup senang dan penuh semangat, dia ingin ada seseorang yang menutup pintu itu agar tak bisa kembali ke kenyataan yang pahit itu. Yongze mengejek Chacha siswa sekolah dasar makanya banyak ngelantur.


"naiklah"ucap Chacha membuat Yongze terkejut. Chacha menyuruh Yongze naik karena tadi Yongze bilang tak nyaman. Yongze tak enak beralasan kalau dia nyaman kok. Chacha berkata kalau tak mau ya sudah tapi jangan terus mengeluh.


Yongze langsung mendekat ke Chacha berkata kalau Chacha jangan mencoba coba merayunya ya. Chacha yang sudah mengantuk meminta Yongze jangan bercanda karena dia ngantuk. Chacha langsung merem tertidur.



Yongze tersenyum mengatai Chacha benar benar seperti siswa SD.


Yongze yang tak bisa tidur menyibukkan diri dengan berlari lari. Yongze membatin:"Song Chacha..akhirnya Alice akan terbangun dari mimpi nya, dan kau akhirnya akan segera terbangun dari mimpimu"


paginya Yongze dan Chacha sarapan bersama. Chacha bertanya kenapa wajah Yongze? apakah semalam tak tidur dengan nyenyak? Yongze mengangguk. Chaha bertanya lagi kenapa Yongze tak nyenyak? bukankah semalam sudah menyuruhnya tidur di kasur?

"itulah masalahnya.."

"kenapa?"polos Chacha

"dasar anak kecil..kau benar benar siswa SD yang tak tahu rasanya orang orang muda yang tertekan"jelas Yongze membuat Chacha masih bingung tak mengerti.



usai sarapan keduanya kembali kekamar untuk bersiap siap ke bandara. setelah siap Yongze mengingatkan Chacha agar jangan sampai ada barang yang tertinggal. Chacha menghela nafas.


 Yongze bertanya kenapa Chacha mendesah? Chacha mengajak Yongze bagaimana kalau tinggal disini sehari lagi atau ditunda saja. Yongze mengatai Chacha sudah gila, lalu Yongze melangkah hendak keluar.



Chacha menghadang Yongze, dia berkata kalau Yongze pasti tahu kan dia sebenarnya tak kehilangan pasport, itu dia lakukan karena yongze. Yongze harus tahu itu.

"ayo pergi..atau kau akan ketinggalan pesawat"ucap Yongze sembari melangkah lagi.

"apa kau tak menyukaiku"ucap Chacha menghentikan YOngze.


perlahan Yongze berbalik, ponsel Chacha berdering dari Lan Tian, tanpa ragu Chacha langsung merejectnya. Chacha berkata kalau dia menyukai Yongze, dia ingin bersama Yongze tertawa dan menangis didepan Yongze.  disaat itu Lan Tian terus menelepon Chacha beberapa kali hingga akhirnya Chacha mematikan ponselnya. Chacha menegaskan kalau dia tak akan kembali ke Lan Tian, jadi Yongze jangan terus mendorongnya untuk kembali ke Lan Tian.


"lalu kau ingin kita lakukan apa? melarikan diri? berapa lama? sebulan? dua bulan? setahun? aku tak bisa berbuat banyak untukmu seperti Lan Tian, aku hanyalah atlel yang harus mendapat medali emas untuk membalas ayah angkatku, dan melihat kondisi fisik ku seperti ini yang setiap saat akan menyerangku, siapa yang bisa aku jaga dengan kondisi ku seperti ini? kau harus bangun dari mimpimu, bisakah kau mengerti akan hal ini"jelas Yongze sedih lalu pergi keluar duluan. sementara Chacha hanya bisa diam berkaca kaca.


Lan Tian terus menelepon Chacha tapi dimatikan. Lan Tian sangat kesal. Lan Tian akhirnya menelepon seseorang untuk mengecek apakah hari ini Chacha ada penerbangan ke Hainan?



sampai dibandara Hainan Yongze dan Chacha sama sama saling menatap sedih. dalam batin Chacha jika ini benar benar mimpi, benarkah dia akan segera bangun?. Yongze memberitahu Chacha kalau Lan Tian akan menjemput Chacha jadi Chacha keluar saja duluan.


Chacha melangkah duluan, dan benar Lan Tian sudah datang menyambut Chacha dengan semangat melambaikan tangan nya.

dalam batin Yongze:"saat aku turun dari pesawat aku sudah melihat Lan Tian, melangkah lah terus jangan menoleh kebelakang". namun Chacha malah menoleh kebelakang, dan disaat itu Lan Tian langsung memeluk Chacha.



Yongze masih membatin:"1 2 3 akhirnya kau terbangun dari mimpimu". Yongze langsung merasakan sakit didadanya hingga akhirnya jatuh pingsan.



sesaat kemudian Yongze baru tersadar dirumah sakit dengan Chacha menungguinya disamping Yongze. Yongze bingung kenapa Chaca disini? bukankah dia sudah menyuruh Chacha kembali? Chacha menjawab kalau awalnya dia kembali seperti apa yang dikatakan Yongze tapi....


Flashback

saat Lan Tian memeluknya Chacha berkata kalau dia harus kembali karena hadiah untuk Lan Tian ketinggalan. tanpa mendengar persetujuan Lan Tian dia langsung berlari pergi. ternyata dia kembali ke Yongze, namun dia terkejut begitu melihat Yongze sudah pingsan, lalu dia menelepon ambulans dan ikut membawa Yongze kerumah sakit.



Flashback end

Yongze bertanya apakah Lan Tian benar benar tak mengikuti Cacha? Chacha menjawab tidak. Yongze tak ingin ada yang tahu tentang masalah nya ini. Chacha memberitahu Yongze kalau pelatih Fang kembali ke hainan mungkin dia bisa membantu Yongze. Yongze tetap tak mau.


lalu Yongze bertanya memangnya kapan Chacha membeli hadiah untuk Lan Tian? Chacha menjawab saat dibandara pas Yongze kekamar mandi. lalu Yongze bertanya lagi apakah Chacha menemukan nya? Chacha menggeleng. Yongze mengejek Chaca selalu ceroboh seperti itu. lalu Yongze menyuruh Chacha kembali karena Lan Tian pasti mencari Chacha. Chacha tak mau karena khawatir dengan Yongze. Yongze memaksa Chacha pergi karena dia bisa jaga diri dan dia minta Chacha tak menemui nya lagi.

Chacha protes kan dia koki pribadi Yongze. Yongze menegaskan mulai sekarang memecat Chaca dan bukan lagi koki pribadinya. Chacha tak bisa berkata lagi,dia hanya berkata kalau asisten Yongze akan datang kesini, dan sekarang Yongze bisa makan dan mimun bebas sesuka Yongze. Chacha keluar dengan kesal.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Sinopsis Mr Swimmer Episode 19 PART 2"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar ...

Boleh Share Link tapi jangan mengCopy paste tulisan di Blog ini ya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel